Tools
Register Login

MySkindoctor-Spa.com

Dermatology & Venereology

You are here: Home » Artikel » Tips Kesehatan » Perawatan untuk kulit bayi dan anak
Rabu, 12 Des 2018

Perawatan untuk kulit bayi dan anak

Email Cetak PDF

Flek/vlek/melasma merupakan suatu kondisi kulit berbentuk bercak kecoklatan pada wajah orang dewasa. Biasanya mengenai kedua sisi wajah. Tempat

Perawatan Rutin Kulit Bayi (0 – 1 tahun) dan Anak (2 –12 tahun)
Kulit bayi dan anak berkembang dengan sempurna dengan lapisan-lapisan kulit dan lapisan lemak kulit yang tipis serta pH kulit yang cenderung asam. Oleh sebab itu kulit golongan usia ini mudah mengalami luka, reaksi iritasi dan infeksi.


Tujuan perawatan kulit bayi dan anak adalah mempertahankan kebersihan dan melindungi kulit terhadap pengaruh dari luar tubuh
Untuk membersihkan kulit bayi dan anak sebaiknya digunakan sabun yang mengandung sedikit bahan alkali, tidak mengandung bahan-bahan anti septik atau bahan-bahan yang dapat menimbulkan reaksi iritasi atau sensitisasi pada kulit dan tidak banyak mengandung parfum yang sering menimbulkan reaksi sensitisasi pada kulit.

Pemakaian bedak pada bayi bertujuan untuk menjaga kelembaban kulit, mencegah terjadi abrasi akibat gesekan pakaian dan mendinginkan kulit. Namun bedak yang digunakan tidak boleh menutupi pori-pori kelenjar keringat atau kelenjar lemak pada kulit.
Perlu diketahui pemakaian bedak pada bayi dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti reaksi sensitisasi yang tidak diinginkan akibat campuran bahan kimia yang terkandung dalam bedak yang digunakan seperti parfum.

Demikian pula, dalam bedak bayi sering mengandung asam borat dan salisil, bila pemakaian yang berlebihan akan menimbulkan efek samping berupa sesak nafas, batuk-batuk dan muntah. Begitu pula dengan pemakaian bedak yang mengandung bahan anti septik yang bertujuan untuk menghambat pertumbuhan kuman kulit dapat menimbulkan reaksi iritasi sehingga menimbulkan kelainan berupa dermatitis atau eksema.

Pemakaian minyak seperti baby oil pada bayi bertujuan untuk membersihkan kulit, mengangkat sisa-sisa bedak dan kotoran yang terdapat di kulit dan mempertahankan kelembaban kulit bayi. Namun pemakaian yang terus menerus akan mengganggu pernafasan kulit bayi dan fungsi ekskresi kelenjar kulit sehingga mudah menimbulkan terjadinya biang keringat.Oleh sebab itu, sehubungan dengan Indonesia merupakan negara tropis dengan iklim panas dan kelembaban yang cukup tinggi, maka pemakaian baby oil atau baby cream adalah tidak mutlak dibutuhkan.

Pada anak dan bayi, pemakaian shampoo sebaiknya digunakan jenis shampoo yang tidak mengandung bahan-bahan yang dapat menimbulkan reaksi iritasi pada kornea bayi dan anak.

tersering yang dikenai adalah pipi, hidung, dahi dan bagian atas bibir.

Siapa saja yang bisa terkena flek?
Flek sebagian besar muncul pada wanita. Hanya 10% yang mengenai pria. Orang kulit berwarna, seperti orang Indonesia, lebih cenderung mudah terkena flek.

Apa penyebab Flek?

Penyebab pasti flek belum diketahui. Orang-orang dengan riwayat keluarga flek lebih mudah terkena flek. Perubahan status hormonal, misalnya pemakaian pil, suntik, atau implant KB dapat memicu flek. Flek juga berhubungan dengan kehamilan.

Paparan sinar matahari memicu flek. Sinar ultraviolet dari matahari ini dapat memicu sel-sel penghasil pigmen di kulit. Paparan sinar matahari secara insidentil merupakan sebab utama timbulnya kembali flek.

Iritasi kulit, contohnya akibat pemakaian krim-krim yang dijual bebas tanpa pengawasan dokter, juga dapat menyebabkan peningkatan sel warna pada individu berkulit gelap, yang mana juga akan memperburuk kondisi flek. Flek tidak berhubungan dengan penyakit dalam ataupun gangguan organ.

Bagaimana flek didiagnosis?
Pemeriksaan dengan lampu khusus oleh dokter Spesialis Kulit Anda dapat membantu membedakan tingkat keparahan dan kedalaman dari flek Anda.

Add comment


Security code Refresh